Kamis, 16 Oktober 2014

Islam agama ku

ISLAM ITU INDAH
islam itu indah karena ajarannya dan semua yang
diajarkan dalam islam mengandung hikmah yang
sangat besar yuk simak artikel berikut
Pada hari ini,telah Kusempurnakan untuk kamu
agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-
Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama
bagimu.”
(QS. Al Maidah 5: 3)
Sungguh suatu anugerah yang tak terhingga, ketika
Allah SWT memberikan nikmat terbesar dalam
kehidupan manusia, yaitu nikmat iman dan Islam.
Nikmat yang menjadikan ada sebuah pembeda
(furqan) antara seorang muslim dengan musyrikin.
Nikmat Islam merupakan kunci surga Allah, yang di
dalamnya terdapat banyak sekali kenikmatan abadi
yang tiada habisnya, di mana setiap muslim dijamin
oleh Allah akan dimasukkan ke dalam jannah-Nya,
apabila menerapkan Islam secara kaffah dalam
hidupnya. Firman Allah SWT: “Hai orang-orang yang
beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara
kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu turut
langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu
musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqarah 2: 208)
Islam memiliki sifat-sifat dasar yaitu
kesempurnaan, penuh nikmat, diridhai dan sesuai
dengan fitrah. Sebagai agama, sifat-sifat ini dapat
dipertanggungjawabkan dan menjadikan pengikutnya
dan penganutnya tenang, selamat dan bahagia dalam
menjalani hidup. Muslim menjadi selamat karena
Islam diciptakan sebagai diin yang sempurna.
Ketenangan yang dirasakan seorang muslim karena
Allah memberikan segenap rasa nikmat kepada
penganut Islam, kemudian kepada mereka yang
mengamalkan Islam karena sesuai dengan fitrahnya.
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada
agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang
telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak
ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama
yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak
mengetahui.” (QS. Ar Rum 30: 30)
Syumuliyatul Islam
islam itu indah merupakan agama yang sempurna
berarti lengkap, menyeluruh dan mencakup segala hal
yang diperlukan bagi panduan hidup manusia.
Sebagai petunjuk/ pegangan dalam hidupnya, sehingga
dapat menjalani hidup dengan baik, teratur dan
sejahtera, mendapatkan kebahagiaan hidup baik di
dunia maupun di akhirat.
Islam adalah sistem yang menyeluruh, mencakup
seluruh sisi kehidupan. Ia adalah negara dan tanah
air, pemerintah dan umat, akhlaq dan kekuatan,
kasih sayang dan keadilan, peradaban dan undang-
undang, ilmu dan peradilan, materi dan kekayaan
alam, penghasilan dan kekayaan, jihad dan dakwah,
pasukan dan pemikiran. Ia adalah aqidah yang lurus,
ibadah yang benar, tidak kurang tidak lebih. Syumul
(universalitas) merupakan salah satu karakter Islam
yang sangat istimewa jika dibandingkan dengan
syariah dan tatanan buatan manusia, baik
komunisme, kapitalisme, demokrasi maupun yang
lainnya. Universalitas Islam meliputi waktu, tempat
dan seluruh bidang kehidupan. Ulama besar Mesir asy
syahid Hasan Al Banna berkata “Risalah Islam
mempunyai jangkauan yang sangat lebar sehingga
berlaku bagi seluruh umat, dan jangkauan yang
sangat dalam sehingga mencakup seluruh urusan
dunia dan akhirat.”
Kesempurnaan Islam ini ditandai dengan
syumuliyatuz zaman (sepanjang masa), syumuliyatul
minhaj (mencakup semuanya) dan syumuliyatul
makan (semua tempat).
1. Islam sebagai syumuliyatuz zaman (sepanjang
masa) adalah agama masa lalu, hari ini dan sampai
akhir zaman nanti. Sebagaimana Islam merupakan
agama yang pernah Allah sampaikan kepada para
Nabi terdahulu, “Dan sesungguhnya Kami telah
mengutus rasul pada tiap-tiap umat untuk
menyerukan: “Sembahlah Allah dan jauhilah
Thaghut.”(QS. An Nahl 16: 36). Kemudian
disempurnakan oleh Allah melalui risalah nabi
Muhammad SAW sebagai kesatuan risalah dan nabi
penutup. Islam yang dibawa nabi Muhammad SAW
dilaksanakan sepanjang masa untuk seluruh umat
manusia hingga hari kiamat. “Dan Kami tidak
mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia
seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan
sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan
manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’ 34: 28)
2. Islam sebagai syumuliyatul minhaj (mencakup
semuanya) melingkupi beberapa aspek lengkap yang
terdapat dalam Islam itu sendiri, misalnya jihad dan
da’wah (sebagai penyokong/ penguat Islam), akhlaq
dan ibadah (sebagai bangunan Islam) dan aqidah
(sebagai asas Islam). Aspek-aspek ini
menggambarkan kelengkapan Islam sebagai satu-
satunya agama yang diridhai oleh Allah SWT. Firman
Allah SWT: “Sesungguhnya agama (yang diridhai) di
sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali ‘Imran 3: 19)
3. Islam sebagai syumuliyatul makan (semua
tempat) karena Allah menciptakan manusia dan
alam semesta ini sebagai satu kesatuan. Pencipta
alam ini hanya Allah saja. Karena berasal dari satu
pencipta, maka semua dapat dikenakan aturan dan
ketentuan kepada-Nya. Firman Allah SWT sebagai
satu-satunya Tuhan dan pencipta alam semesta:
“Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak
ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi
Maha Penyayang. Sesungguhnya dalam penciptaan
langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang,
bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang
berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan
dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia
hidupkan bumi sesudah mati-nya dan Dia sebarkan
di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin
dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi;
sungguh tanda-tanda bagi kaum yang
memikirkan.” (QS. Al Baqarah 2: 163-164)
Islam yang begitu indah adalah satu-satunya agama
yang mempunyai berbagai dimensi yang dapat
menjawab berbagai persoalan asasi ummat manusi
sepanjang masa, termasuk masa kini dan masa yang
akan datang. Maka dari itu Islam adalah agama
yang paling benar dan di ridhoi Allah SWT seperti
pada firmanya :
"Sesunggunya agama disisi Allah Adalah Islam".(Ali
Imran: 19)
Jadi siapa yang menginginkan selain Islam berarti dia
memilih kebathilan dan dalam keadaan merugi.(QS
Ali Imran: 82)
Islam adalah Agama yang sempurna (QS Al Maidah:
3) dan tertinggi (Hadits Nabi), Agama penyerah diri
semata-mata kepada Allah (QS An Nisa: 125),
Agama semua nabi-nabi (QS Al Baqarah: 136).
Islam membawa ajaran Dasar tauhid,akhlak,dan
ajaran yang berhubungan dengan aspek
jiwa,akal,materi dan sosial.
Islam Agama yang sesuai dengan kefitrahan manusia.
Fitrah Manusia itu ialah Sejauh apa pun ia berjalan
menyelisihi fitrah kemanusianya, ia akan berusaha
mencari jalan kembali. Fitrah Manusia adalah pada
Al-khair (jalan kebaikan). Dan, Al-khai itu adalah
al-Islam.
Islam memberikan pada manusia aturan-aturan
hukum yang luhur dan tegu serta moralita yang
berdasar pada pengetahuan yang luar tentang alam
insani. Islam memberikan sumber ketentraman jiwa
bagi manusia-manusia di dunia yang dalam
perjuangan hidup.
Syari'at Islam adalah syari'at yang lengkap yang
mengantur seluruh urusan manusia seperti
ibadah,ekonomi,sosial,politik,pemerintahan,pendidikan
dan yang lainnya.
Agama Islam menghormati akal manusia
meletakkan akal pada tempat yang
terhormat,menyuruh manusia mempergunakan akal
manusia untuk memerika dan memikirkan keadaan
alam (al-Qur'an S. 3: 189-190);
Agama Islam mewajibkan tiap-tiap pemeluknya,
laki-laki dan perempuan menuntut ilmu;(Q.S. 58:11);
Agama Islam menyuruh pemeluknya mencari
kerelaan Tuhan dengan semua Nikmat yang telah
diterima-nya ,dan menyuruh mempergunakan hak-
hak atas kedunian,dalam pimpinan dan peraturan
agama.(Q.S 28:77);
Agama Islam menyuruh memeriksa kebenaran
walaupun datangnya dari kaum yang berlainan
bangsa dan kepercaayaan.(20:17-18)
Agama Islam melarang Orang bertaglid
buta,menerima sesuatu sebelum diperiksa, walaupun
dari ibu bapak dan nenek moyang sekalipun (Q.S.
17:36);
Secara umum sistem Islam mengatur setidaknya tiga
hal. Pertama, hukum-hukum yang berkenaan dengan
individu dan Al Khaliq, yakni Allah SWT (hablum
minallah) seperti ibadah yang meliputi
shala,puasa,zakat,haji dan jihad. Kedua, mengatur
hubungan satu individu dengan dirinya sendiri
(hablum minanafsi)seperti hukum berpakain,
makan,minum, dan termasuk diantaranya akhlak.
Ketiga, mengatur hubungan individu dengan individu
yang lainnya dalam masyarakat (hablum minanasi)
seperti urusan niaga,pendidikan.sosial,politik,dan
hukum lainnya.
Maka kita yang dari lahir ke dunia ini langsung
menganut agama Islam agama yang diridhoi Allah
SWT patut bersyukur..dan rasa syukur kita itu kita
aplikasi kan dengan menjalani Syariat Agama Islam
dengan taat.
Agama Islam mengerahkan pemeluknya supaya
selalu mengadakan barang yang belum ada, merintis
jalan yang belum ditempuh,membuat inisiatif dalam
hal kedunian yang memberi manfaat untuk
masyarakat.
Agama Islam menggemarkan pemeluknya supaya
pergi meninggalkan kampung halamanya,berjalan ke
negeri lain, memperhubungkan silaturrahmi dengan
bangsa dan golongan lain, saling bertukar
pengetahuan,pemandangan dan perasaan. (Q.S.
22:46);

Tidak ada komentar:

Posting Komentar